Training Softskill, Training Terbaru

INFO TRAINING TEKNIK PENYUSUNAN PEDOMAN PELAKSANAAN (SOP) PROGRAM CSR 2026-2027

INFO TRAINING TEKNIK PENYUSUNAN PEDOMAN PELAKSANAAN (SOP) PROGRAM CSR 2026-2027

INFO TRAINING TEKNIK PENYUSUNAN PEDOMAN PELAKSANAAN (SOP) PROGRAM CSR 2026-2027

DESKRIPSI

Training Teknik Penyusunan Pedoman Pelaksanaan (SOP) Program CSR 2026–2027 merupakan program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam menyusun pedoman pelaksanaan serta Standard Operating Procedure (SOP) program Corporate Social Responsibility (CSR) secara sistematis, terukur, transparan, dan sesuai dengan tujuan strategis perusahaan.

Program CSR tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan atau pelaksanaan kegiatan sosial. CSR yang efektif membutuhkan tata kelola yang jelas mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, perencanaan program, penetapan kriteria penerima manfaat, penganggaran, mekanisme persetujuan, pelaksanaan kegiatan, monitoring, evaluasi, dokumentasi, hingga pelaporan dan pengukuran dampak.

Pedoman pelaksanaan dan SOP berfungsi sebagai instrumen penting untuk memastikan bahwa program CSR dilaksanakan secara konsisten, memiliki alur kerja yang jelas, memiliki pembagian tanggung jawab yang tegas, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada manajemen, masyarakat, pemerintah, mitra, dan stakeholder lainnya.

Training ini membahas teknik penyusunan SOP mulai dari memahami tujuan dan ruang lingkup program CSR, memetakan proses bisnis CSR, mengidentifikasi aktivitas dan risiko, menentukan struktur dokumen, menyusun flowchart, menetapkan roles and responsibilities, membuat formulir dan checklist, menetapkan indikator kinerja, hingga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap efektivitas SOP.

Peserta juga akan mempelajari bagaimana menyelaraskan SOP CSR dengan strategi perusahaan, kebutuhan stakeholder, prinsip tata kelola yang baik, pengelolaan risiko, sustainability, serta kebutuhan dokumentasi dan pelaporan. Pelatihan bersifat aplikatif melalui pembahasan konsep, contoh dokumen, latihan menyusun proses, simulasi flowchart, studi kasus, dan penyusunan draft SOP CSR sehingga peserta memperoleh bekal untuk mengembangkan pedoman pelaksanaan yang dapat diterapkan di organisasi masing-masing.

Tujuan TRAINING TEKNIK PENYUSUNAN PEDOMAN PELAKSANAAN (SOP) PROGRAM CSR 2026-2027

  1. Memahami konsep dan prinsip dasar Corporate Social Responsibility.
  2. Memahami fungsi pedoman pelaksanaan dan SOP dalam program CSR.
  3. Memahami struktur dan komponen SOP yang efektif.
  4. Mengidentifikasi kebutuhan SOP berdasarkan proses CSR perusahaan.
  5. Menentukan tujuan, ruang lingkup, dan batasan SOP CSR.
  6. Memetakan proses bisnis program CSR.
  7. Mengidentifikasi aktivitas dan tahapan kerja CSR.
  8. Menentukan roles and responsibilities setiap pihak.
  9. Menyusun workflow dan flowchart program CSR.
  10. Menetapkan standar dan prosedur pelaksanaan kegiatan.
  11. Menentukan persyaratan administrasi dan dokumen pendukung.
  12. Menyusun mekanisme pengajuan dan persetujuan program.
  13. Menyusun mekanisme penganggaran dan penggunaan dana CSR.
  14. Menentukan kriteria penerima manfaat dan mitra pelaksana.
  15. Mengidentifikasi risiko dalam pelaksanaan program CSR.
  16. Menyusun kontrol dan mitigasi risiko dalam SOP.
  17. Menetapkan indikator kinerja program CSR.
  18. Menyusun mekanisme monitoring dan evaluasi.
  19. Menyusun sistem dokumentasi dan pelaporan CSR.
  20. Menyusun mekanisme evaluasi dan perbaikan SOP.
  21. Menghasilkan draft pedoman/SOP CSR yang sistematis dan aplikatif.
  22. Meningkatkan konsistensi, transparansi, dan akuntabilitas pelaksanaan CSR.

Materi TRAINING TEKNIK PENYUSUNAN PEDOMAN PELAKSANAAN (SOP) PROGRAM CSR 2026-2027

Modul 1 — Fundamental Corporate Social Responsibility

  • Pengertian Corporate Social Responsibility.
  • Tujuan program CSR.
  • Prinsip dasar CSR.
  • CSR dan keberlanjutan perusahaan.
  • CSR sebagai bagian dari strategi bisnis.
  • Stakeholder perusahaan.
  • Social responsibility.
  • Environmental responsibility.
  • Economic responsibility.
  • Community development.
  • Sustainability.
  • Creating shared value.
  • Hubungan CSR dengan reputasi perusahaan.

Modul 2 — Governance Program CSR

  • Konsep CSR governance.
  • Struktur pengelolaan CSR.
  • Peran manajemen.
  • Peran unit CSR.
  • Peran finance.
  • Peran legal.
  • Peran procurement.
  • Peran operational/business unit.
  • Peran community relations.
  • Peran stakeholder eksternal.
  • Mekanisme koordinasi.
  • Delegasi kewenangan.
  • Approval authority.
  • Accountability dan transparency.

Modul 3 — Pedoman Pelaksanaan dan SOP

  • Pengertian pedoman pelaksanaan.
  • Pengertian Standard Operating Procedure.
  • Perbedaan policy, guideline, manual, SOP, work instruction, dan form.
  • Fungsi SOP.
  • Manfaat SOP.
  • Karakteristik SOP yang efektif.
  • Prinsip konsistensi.
  • Prinsip akuntabilitas.
  • Prinsip transparansi.
  • Prinsip efisiensi.
  • Prinsip pengendalian.
  • Prinsip continuous improvement.

Modul 4 — Struktur Dokumen SOP CSR

  • Judul SOP.
  • Nomor dokumen.
  • Nomor revisi.
  • Tanggal berlaku.
  • Tujuan.
  • Ruang lingkup.
  • Definisi.
  • Referensi.
  • Kebijakan terkait.
  • Roles and responsibilities.
  • Input.
  • Proses.
  • Output.
  • Prosedur kerja.
  • Flowchart.
  • Formulir.
  • Checklist.
  • Dokumen pendukung.
  • Record retention.
  • Approval dan authorization.

Modul 5 — Identifikasi Proses CSR

  • Identifikasi proses utama CSR.
  • CSR planning.
  • Needs assessment.
  • Program proposal.
  • Program selection.
  • Budgeting.
  • Approval.
  • Partner selection.
  • Implementation.
  • Monitoring.
  • Evaluation.
  • Reporting.
  • Documentation.
  • Program closure.
  • Identifikasi aktivitas utama dan pendukung.

Modul 6 — Stakeholder Mapping dan Needs Assessment

  • Identifikasi stakeholder.
  • Stakeholder mapping.
  • Stakeholder analysis.
  • Community mapping.
  • Identifikasi kebutuhan masyarakat.
  • Social needs assessment.
  • Prioritas kebutuhan.
  • Metode pengumpulan data.
  • Interview.
  • Focus Group Discussion.
  • Survey.
  • Observasi lapangan.
  • Analisis hasil assessment.
  • Menentukan prioritas program.

Modul 7 — Penyusunan Perencanaan Program CSR

  • Menentukan tujuan program.
  • Menentukan sasaran program.
  • Menentukan penerima manfaat.
  • Menentukan output.
  • Menentukan outcome.
  • Menentukan indikator keberhasilan.
  • Menentukan aktivitas.
  • Menentukan timeline.
  • Menentukan sumber daya.
  • Menentukan anggaran.
  • Menentukan PIC.
  • Penyusunan program proposal.
  • Program approval.

Modul 8 — Penyusunan SOP Pengajuan Program CSR

  • Identifikasi kebutuhan program.
  • Pengusulan program.
  • Penyusunan proposal.
  • Persyaratan proposal.
  • Analisis kelayakan.
  • Evaluasi manfaat.
  • Evaluasi risiko.
  • Evaluasi anggaran.
  • Approval matrix.
  • Mekanisme persetujuan.
  • Penolakan dan revisi proposal.
  • Dokumentasi keputusan.

Modul 9 — SOP Seleksi Mitra dan Penerima Manfaat

  • Kriteria penerima manfaat.
  • Kriteria mitra pelaksana.
  • Vendor/NGO/community partner.
  • Due diligence.
  • Verifikasi dokumen.
  • Evaluasi kredibilitas.
  • Conflict of interest.
  • Seleksi dan scoring.
  • Approval.
  • Perjanjian kerja sama.
  • Monitoring mitra.
  • Evaluasi kinerja mitra.

Modul 10 — SOP Pengelolaan Anggaran CSR

  • Perencanaan anggaran.
  • Budget proposal.
  • Approval budget.
  • Allocation.
  • Disbursement.
  • Penggunaan dana.
  • Pertanggungjawaban.
  • Bukti pengeluaran.
  • Reimbursement.
  • Procurement.
  • Financial control.
  • Budget monitoring.
  • Variance analysis.
  • Audit trail.

Modul 11 — SOP Pelaksanaan Program CSR

  • Persiapan kegiatan.
  • Mobilisasi sumber daya.
  • Koordinasi dengan stakeholder.
  • Pelaksanaan aktivitas.
  • Pengendalian kegiatan.
  • Dokumentasi kegiatan.
  • Pengelolaan perubahan program.
  • Penanganan masalah.
  • Incident reporting.
  • Penyelesaian kegiatan.
  • Serah terima hasil program.

Modul 12 — Penyusunan Flowchart SOP

  • Konsep flowchart.
  • Simbol flowchart.
  • Process mapping.
  • Identifikasi decision point.
  • Approval point.
  • Control point.
  • Escalation point.
  • Input-output process.
  • Penyusunan swimlane.
  • Mapping roles.
  • Penyederhanaan proses.
  • Identifikasi bottleneck.
  • Penyusunan flowchart SOP CSR.

Modul 13 — Roles and Responsibilities

  • Identifikasi pihak yang terlibat.
  • Job responsibility.
  • Authority.
  • Accountability.
  • Delegation.
  • RACI Matrix.
  • Responsible.
  • Accountable.
  • Consulted.
  • Informed.
  • Segregation of duties.
  • Approval authority.
  • Escalation mechanism.

Modul 14 — Risk Management dalam Program CSR

  • Identifikasi risiko CSR.
  • Operational risk.
  • Financial risk.
  • Compliance risk.
  • Reputational risk.
  • Social risk.
  • Environmental risk.
  • Fraud risk.
  • Conflict of interest.
  • Risiko penyalahgunaan dana.
  • Risiko ketidaktepatan penerima manfaat.
  • Risiko kegagalan program.
  • Risk assessment.
  • Risk matrix.
  • Risk mitigation.
  • Risk monitoring.

Modul 15 — Internal Control Program CSR

  • Prinsip internal control.
  • Segregation of duties.
  • Authorization.
  • Verification.
  • Documentation.
  • Reconciliation.
  • Monitoring.
  • Audit trail.
  • Pengendalian pembayaran.
  • Pengendalian procurement.
  • Pengendalian aset program.
  • Pengendalian dokumentasi.
  • Pencegahan fraud.
  • Whistleblowing dan escalation mechanism.

Modul 16 — Monitoring Program CSR

  • Konsep monitoring.
  • Monitoring activity.
  • Monitoring output.
  • Monitoring budget.
  • Monitoring timeline.
  • Monitoring beneficiary.
  • Monitoring partner.
  • Site visit.
  • Progress report.
  • Monitoring checklist.
  • Penyimpangan dan corrective action.
  • Escalation.

Modul 17 — Evaluation dan Impact Measurement

  • Perbedaan monitoring dan evaluation.
  • Input.
  • Activity.
  • Output.
  • Outcome.
  • Impact.
  • Key Performance Indicator.
  • Social impact.
  • Environmental impact.
  • Economic impact.
  • Beneficiary satisfaction.
  • Program effectiveness.
  • Program efficiency.
  • Cost-effectiveness.
  • Impact assessment.

Modul 18 — Dokumentasi dan Pelaporan CSR

  • Dokumentasi program.
  • Administrative records.
  • Financial records.
  • Evidence of activities.
  • Foto dan dokumentasi lapangan.
  • Attendance.
  • Berita acara.
  • Laporan pelaksanaan.
  • Laporan keuangan.
  • Progress report.
  • Final report.
  • Management report.
  • Stakeholder reporting.
  • Document retention.

Modul 19 — SOP Komunikasi dan Penanganan Keluhan

  • Stakeholder communication.
  • Community communication.
  • Communication protocol.
  • Public information.
  • Complaint handling.
  • Grievance mechanism.
  • Penerimaan keluhan.
  • Registrasi keluhan.
  • Investigasi.
  • Tindak lanjut.
  • Penyelesaian keluhan.
  • Escalation.
  • Dokumentasi complaint.
  • Evaluasi pola keluhan.

Modul 20 — SOP Pengadaan dan Pengelolaan Vendor CSR

  • Procurement planning.
  • Vendor identification.
  • Vendor selection.
  • Quotation.
  • Evaluation.
  • Approval.
  • Purchase order.
  • Contract.
  • Delivery.
  • Verification.
  • Payment.
  • Vendor evaluation.
  • Conflict of interest.
  • Procurement documentation.

Modul 21 — Integrasi CSR dengan Sustainability

  • CSR dan sustainability.
  • ESG awareness.
  • Environmental program.
  • Social program.
  • Governance.
  • Sustainable community development.
  • Materiality.
  • Stakeholder expectations.
  • Sustainable development objectives.
  • Impact measurement.
  • Long-term CSR planning.
  • Integrasi CSR dengan strategi perusahaan.

Modul 22 — Review dan Improvement SOP

  • SOP review.
  • Internal audit.
  • Process review.
  • Identifikasi gap.
  • Root cause analysis.
  • Corrective action.
  • Preventive action.
  • Revision control.
  • Version management.
  • Change management.
  • Approval revisi.
  • Sosialisasi SOP.
  • Training pengguna SOP.
  • Continuous improvement.

Modul 23 — Studi Kasus Penyusunan SOP CSR

Peserta akan melakukan latihan komprehensif yang mencakup:

  • Menentukan proses CSR yang akan dibuat SOP.
  • Menentukan tujuan dan ruang lingkup.
  • Mengidentifikasi stakeholder.
  • Membuat process map.
  • Mengidentifikasi aktivitas.
  • Menentukan PIC.
  • Membuat RACI Matrix.
  • Menentukan dokumen yang dibutuhkan.
  • Menentukan approval matrix.
  • Mengidentifikasi risiko.
  • Menentukan control point.
  • Membuat flowchart.
  • Menyusun prosedur kerja.
  • Membuat checklist.
  • Menentukan KPI.
  • Menyusun mekanisme monitoring.
  • Menyusun mekanisme evaluasi.
  • Menyusun mekanisme pelaporan.
  • Menyusun draft SOP CSR.

PT Prima Pelatihan Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang training, sertifikasi, dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia untuk kebutuhan profesional maupun korporasi. Kami menyediakan berbagai program pelatihan berkualitas yang dirancang sesuai perkembangan industri, regulasi, dan kebutuhan dunia kerja modern. Didukung oleh trainer berpengalaman dan praktisi profesional, PT Prima Pelatihan Indonesia berkomitmen membantu individu serta perusahaan meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan daya saing. Program yang tersedia mencakup pelatihan teknis, manajemen, legal, K3, sertifikasi profesi, hingga pengembangan soft skills. Dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, kami menghadirkan solusi pelatihan yang efektif, profesional, dan terpercaya di Indonesia Untuk Memahami Hal Tersebut Kami Menyelenggarakan Training Teknik Penyusunan Pedoman Pelaksanaan (SOP) Program CSR 2026–2027.

Kontribusi Bimtek Pelatihan :

  • Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 6.000.000,- ( Enam Juta Rupiah), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 1 peserta ( Singel Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
  • Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 5.000.000,- ( Lima Juta Rupiah ), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 2 peserta (Twin Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
  • Biaya Kontribusi Paket Non Penginapan per peserta/orang sebesar: Rp. 4.000.000,- ( EmpatJuta Rupiah ,  Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
  • Kegiatan dapat berupa IN-HOUSE TRAINING (dilaksanakan di ruang meeting Instansi peserta) dengan Minimal 8 Peserta.

FASILITAS PESERTA:

  • Sertifikat Pelatihan dari Prima Pelatihan Indonesia ;
  • Hardcopy, Modul dan Flashdisk;
  • Penginapan Hotel 4 hari 3 malam (Sesuai paket permintaan);
  • Konsumsi Dinner & Lunch, Coffee Break;
  • Seminar Kit;
  • ID Card Peserta dan Tas Pelatihan Eksklusif;
  • Jaket
  • Penjemputan Bandara ke Hotel Minimal

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI 

Pendaftaran dapat Menghubungi Contact Person Panitia Pelaksana di No. HP/Whatsapp: 0812 3459 2947

FAQ

1. Apa itu Training Teknik Penyusunan Pedoman Pelaksanaan (SOP) Program CSR?

Training ini merupakan pelatihan yang membahas cara menyusun pedoman dan SOP untuk memastikan program CSR memiliki proses kerja, tanggung jawab, persetujuan, dokumentasi, monitoring, dan evaluasi yang jelas serta konsisten.

2. Mengapa perusahaan membutuhkan SOP CSR?

SOP CSR membantu memastikan kegiatan dilaksanakan secara terstruktur, konsisten, transparan, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. SOP juga membantu memperjelas kewenangan serta mengurangi risiko kesalahan dalam pelaksanaan program.

3. Apa perbedaan pedoman CSR dengan SOP CSR?

Pedoman biasanya memberikan arahan dan prinsip umum mengenai bagaimana program CSR dikelola, sedangkan SOP menjelaskan langkah-langkah operasional secara lebih rinci mengenai siapa melakukan apa, kapan, bagaimana, dokumen apa yang digunakan, dan siapa yang memberikan persetujuan.

4. Apakah peserta akan belajar membuat flowchart SOP?

Ya. Peserta akan mempelajari process mapping, simbol flowchart, decision point, control point, approval point, serta cara menggambarkan alur program CSR secara sistematis.

5. Apakah RACI Matrix dibahas?

Ya. RACI Matrix digunakan untuk memperjelas pihak yang Responsible, Accountable, Consulted, dan Informed dalam setiap tahapan program CSR.

6. Apakah pengelolaan anggaran CSR termasuk dalam materi?

Ya. Materi mencakup perencanaan anggaran, approval, penggunaan dana, dokumentasi pengeluaran, procurement, pertanggungjawaban, monitoring budget, dan pengendalian keuangan.

7. Apakah membahas monitoring dan evaluasi CSR?

Ya. Peserta mempelajari monitoring kegiatan, pengukuran output dan outcome, KPI, impact measurement, evaluasi efektivitas program, serta mekanisme corrective action.

8. Apakah manajemen risiko CSR dibahas?

Ya. Risiko operasional, finansial, kepatuhan, reputasi, sosial, lingkungan, fraud, conflict of interest, dan risiko kegagalan program akan dibahas dalam konteks penyusunan SOP dan internal control.

9. Apakah training menghasilkan draft SOP?

Training dapat diarahkan agar peserta menyusun draft SOP berdasarkan proses CSR organisasi masing-masing. Format dan kedalaman dokumen dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

10. Apakah training cocok untuk perusahaan yang belum memiliki SOP CSR?

Ya. Training sangat relevan bagi organisasi yang baru membangun sistem tata kelola CSR karena peserta akan mempelajari tahapan mulai dari identifikasi proses hingga penyusunan struktur dan prosedur SOP.

11. Apakah training juga cocok untuk perusahaan yang sudah memiliki SOP?

Ya. Peserta dapat menggunakan materi untuk melakukan review, gap analysis, penyederhanaan proses, penguatan internal control, dan pembaruan SOP yang sudah ada.

12. Apakah membahas pemilihan penerima manfaat?

Ya. Materi mencakup stakeholder mapping, needs assessment, kriteria beneficiary, verifikasi, seleksi, serta dokumentasi keputusan.

13. Apakah ada pembahasan pengaduan masyarakat?

Ya. Peserta akan mempelajari mekanisme penerimaan, pencatatan, investigasi, tindak lanjut, penyelesaian, eskalasi, dan dokumentasi keluhan stakeholder.

14. Apakah CSR dihubungkan dengan sustainability?

Ya. Training membahas hubungan CSR dengan sustainability, stakeholder engagement, social impact, environmental responsibility, dan governance sehingga SOP tidak hanya berorientasi pada aktivitas, tetapi juga hasil dan dampak.

15. Siapa yang paling tepat mengikuti training ini?

Training sangat sesuai bagi CSR, community development, sustainability, corporate affairs, corporate communication, external relations, government relations, legal, compliance, risk management, internal audit, finance, procurement, serta manajemen perusahaan.

16. Apa manfaat utama mengikuti training ini?

Peserta memperoleh kemampuan untuk memetakan proses CSR, menyusun workflow, menentukan tanggung jawab dan kewenangan, membuat kontrol, mengidentifikasi risiko, menyusun indikator kinerja, serta mengembangkan SOP CSR yang lebih sistematis dan aplikatif.