Training & Konsultasi
INFO TRAINING ACTIVITY BASED COSTING 2026-2027
INFO TRAINING ACTIVITY BASED COSTING 2026-2027
DESKRIPSI
Training Activity Based Costing (ABC) 2026–2027 merupakan program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep, metode, perhitungan, implementasi, dan pemanfaatan Activity Based Costing dalam meningkatkan akurasi informasi biaya perusahaan.
Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks, penggunaan metode costing tradisional sering kali menghasilkan pembebanan overhead yang kurang mencerminkan konsumsi sumber daya sebenarnya. Perusahaan dengan banyak produk, pelanggan, proses, atau aktivitas yang berbeda membutuhkan metode pengukuran biaya yang mampu menunjukkan bagaimana sumber daya dikonsumsi oleh setiap aktivitas dan bagaimana aktivitas tersebut menghasilkan biaya bagi produk atau jasa.
Activity Based Costing menggunakan aktivitas sebagai dasar untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, dan mengalokasikan biaya. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat mengetahui aktivitas yang menyebabkan biaya, menentukan cost driver yang sesuai, menghitung activity cost rate, serta membebankan biaya secara lebih tepat kepada produk, jasa, pelanggan, maupun objek biaya lainnya.
Training ini membahas seluruh proses ABC mulai dari konsep dasar cost management, identifikasi aktivitas, activity mapping, pengelompokan cost pool, penentuan resource driver dan activity driver, perhitungan activity rate, pembebanan biaya, hingga analisis hasil costing. Selain aspek teknis, peserta akan mempelajari pemanfaatan informasi ABC untuk product profitability, customer profitability, pricing, cost reduction, budgeting, process improvement, product mix decision, make-or-buy decision, dan strategic cost management.
Pelatihan dilengkapi dengan latihan perhitungan, simulasi, diskusi, dan studi kasus sehingga peserta tidak hanya memahami konsep Activity Based Costing secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam lingkungan bisnis perusahaan.
Tujuan TRAINING ACTIVITY BASED COSTING 2026-2027
- Memahami konsep dasar Activity Based Costing.
- Memahami tujuan dan manfaat penerapan ABC.
- Memahami hubungan antara resource, activity, cost pool, dan cost object.
- Memahami perbedaan traditional costing dan Activity Based Costing.
- Mengidentifikasi aktivitas yang mengonsumsi sumber daya.
- Mengklasifikasikan aktivitas berdasarkan karakteristiknya.
- Menentukan cost pool yang relevan.
- Menentukan cost driver yang sesuai.
- Menghitung resource cost dan activity cost.
- Menghitung activity cost rate.
- Membebankan biaya aktivitas kepada produk atau jasa.
- Menghitung product cost menggunakan metode ABC.
- Menganalisis perbedaan hasil costing tradisional dan ABC.
- Mengidentifikasi produk atau jasa yang overcosted dan undercosted.
- Menganalisis product profitability.
- Menganalisis customer profitability.
- Mengidentifikasi aktivitas yang memberikan dan tidak memberikan nilai tambah.
- Menggunakan informasi ABC untuk melakukan cost reduction.
- Menggunakan ABC sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen.
- Menerapkan ABC untuk pricing dan product mix decision.
- Memahami penerapan ABC pada perusahaan manufaktur dan jasa.
- Menyusun langkah implementasi ABC di perusahaan.
- Mengidentifikasi kendala dan risiko implementasi ABC.
- Mengevaluasi dan memperbarui model ABC secara berkala.
Materi TRAINING ACTIVITY BASED COSTING 2026-2027
Modul 1 — Fundamental Cost Management
- Pengertian cost dan expense.
- Cost object.
- Cost accumulation.
- Cost assignment.
- Direct cost.
- Indirect cost.
- Fixed cost.
- Variable cost.
- Mixed cost.
- Relevant cost.
- Irrelevant cost.
- Incremental cost.
- Opportunity cost.
- Sunk cost.
- Product cost.
- Period cost.
- Cost behavior.
- Peran informasi biaya dalam pengambilan keputusan.
Modul 2 — Konsep Dasar Activity Based Costing
- Pengertian Activity Based Costing.
- Sejarah dan perkembangan ABC.
- Tujuan ABC.
- Prinsip dasar ABC.
- Konsep resource consumption.
- Konsep activity consumption.
- Resource cost.
- Activity cost.
- Cost pool.
- Cost driver.
- Cost object.
- Activity-based cost assignment.
- Manfaat penerapan ABC.
- Keterbatasan ABC.
Modul 3 — Traditional Costing vs Activity Based Costing
- Konsep traditional costing.
- Plant-wide overhead rate.
- Departmental overhead rate.
- Kelemahan traditional costing.
- Cost distortion.
- Cross-subsidization.
- Overcosting.
- Undercosting.
- Perbedaan basis alokasi.
- Perbedaan informasi biaya.
- Dampak metode costing terhadap profitability.
- Perbandingan traditional costing dan ABC melalui studi kasus.
Modul 4 — Resource dan Resource Cost
- Pengertian resource.
- Identifikasi sumber daya perusahaan.
- Resource cost.
- Resource driver.
- Hubungan resource dengan aktivitas.
- Pengumpulan biaya sumber daya.
- Direct assignment.
- Resource allocation.
- Resource consumption.
- Identifikasi biaya yang digunakan setiap aktivitas.
- Studi kasus resource assignment.
Modul 5 — Identifikasi dan Analisis Aktivitas
- Pengertian aktivitas.
- Activity identification.
- Activity mapping.
- Activity analysis.
- Primary activity.
- Secondary activity.
- Unit-level activity.
- Batch-level activity.
- Product-level activity.
- Customer-level activity.
- Facility-sustaining activity.
- Value-added activity.
- Non-value-added activity.
- Aktivitas yang dapat dieliminasi.
- Aktivitas yang dapat disederhanakan.
- Aktivitas yang dapat diotomatisasi.
Modul 6 — Cost Pool
- Pengertian cost pool.
- Tujuan pembentukan cost pool.
- Homogeneous cost pool.
- Pengelompokan biaya berdasarkan aktivitas.
- Identifikasi biaya aktivitas.
- Activity cost accumulation.
- Penggabungan aktivitas yang memiliki karakteristik serupa.
- Menentukan tingkat detail cost pool.
- Risiko cost pool terlalu besar atau terlalu kecil.
- Studi kasus pembentukan cost pool.
Modul 7 — Cost Driver
- Pengertian cost driver.
- Fungsi cost driver.
- Resource driver.
- Activity driver.
- Transaction driver.
- Duration driver.
- Intensity driver.
- Volume driver.
- Pemilihan cost driver.
- Hubungan cost driver dan cost behavior.
- Causal relationship.
- Cost driver analysis.
- Evaluasi cost driver.
- Studi kasus pemilihan cost driver.
Modul 8 — Perhitungan Activity Cost Rate
- Konsep activity cost rate.
- Total activity cost.
- Total cost driver.
- Rumus activity cost rate.
- Pengumpulan data aktivitas.
- Perhitungan cost driver volume.
- Pembebanan biaya berdasarkan aktivitas.
- Penggunaan actual rate.
- Penggunaan budgeted rate.
- Capacity consideration.
- Analisis hasil activity rate.
- Latihan perhitungan.
Modul 9 — Product Costing dengan ABC
- Identifikasi cost object.
- Produk sebagai cost object.
- Jasa sebagai cost object.
- Pengumpulan direct cost.
- Pengalokasian indirect cost.
- Pembebanan biaya aktivitas.
- Perhitungan total product cost.
- Perhitungan unit product cost.
- Analisis biaya antarproduk.
- Product profitability.
- Studi kasus product costing menggunakan ABC.
Modul 10 — ABC pada Perusahaan Manufaktur
- Aktivitas produksi.
- Machine setup.
- Material handling.
- Production scheduling.
- Quality inspection.
- Purchasing.
- Maintenance.
- Packaging.
- Warehouse.
- Distribution.
- Cost driver manufaktur.
- Pembebanan manufacturing overhead.
- Analisis product cost.
- Studi kasus perusahaan manufaktur.
Modul 11 — ABC pada Perusahaan Jasa
- Karakteristik costing perusahaan jasa.
- Identifikasi service activities.
- Customer service.
- Order processing.
- Administration.
- Account management.
- Complaint handling.
- Service delivery.
- Billing.
- Cost driver jasa.
- Service costing.
- Customer profitability.
- Studi kasus perusahaan jasa.
Modul 12 — ABC untuk Customer Profitability
- Konsep customer profitability.
- Customer revenue.
- Customer cost.
- Cost-to-serve.
- Customer-level activities.
- Order processing cost.
- Delivery cost.
- Customer service cost.
- Complaint cost.
- Return cost.
- Discount impact.
- Identifikasi pelanggan profitable.
- Identifikasi pelanggan unprofitable.
- Customer segmentation berdasarkan profitability.
Modul 13 — ABC untuk Product Profitability
- Konsep product profitability.
- Revenue per product.
- Product cost.
- Gross margin.
- Contribution margin.
- Activity-based product margin.
- Overcosted product.
- Undercosted product.
- Profitability ranking.
- Product portfolio analysis.
- Produk yang perlu dipertahankan.
- Produk yang perlu diperbaiki.
- Produk yang perlu dievaluasi keberlanjutannya.
Modul 14 — Activity Based Costing untuk Pricing
- Hubungan ABC dan pricing.
- Cost-based pricing.
- Cost-plus pricing.
- Target margin.
- Minimum acceptable price.
- Product pricing.
- Service pricing.
- Pricing berdasarkan customer profitability.
- Dampak diskon terhadap profitability.
- Dampak volume terhadap unit cost.
- Analisis harga dan margin.
- Studi kasus pricing berbasis ABC.
Modul 15 — ABC dan Cost Reduction
- Activity-based cost management.
- Identifikasi aktivitas mahal.
- Identifikasi non-value-added activity.
- Activity elimination.
- Activity reduction.
- Activity simplification.
- Process improvement.
- Automation.
- Outsourcing.
- Cost driver management.
- Pengurangan transaction volume.
- Pengurangan processing time.
- Cost reduction opportunity analysis.
Modul 16 — ABC dan Process Improvement
- Activity analysis.
- Process mapping.
- Identifikasi bottleneck.
- Identifikasi aktivitas tidak efisien.
- Value-added analysis.
- Non-value-added analysis.
- Process redesign.
- Continuous improvement.
- Lean management dan ABC.
- Integrasi ABC dengan process improvement.
- Pengukuran efisiensi aktivitas.
Modul 17 — ABC untuk Management Decision Making
- Make-or-buy decision.
- Outsourcing decision.
- Product discontinuation.
- Product introduction.
- Product mix.
- Capacity utilization.
- Special order decision.
- Customer selection.
- Channel profitability.
- Resource allocation.
- Short-term decision.
- Long-term strategic decision.
Modul 18 — ABC dan Product Mix Decision
- Konsep product mix.
- Contribution margin.
- Activity consumption.
- Capacity constraints.
- Bottleneck.
- Constrained resource.
- Contribution per constrained resource.
- Product prioritization.
- Product portfolio.
- Analisis kapasitas.
- Studi kasus product mix.
Modul 19 — ABC dan Strategic Cost Management
- Strategic cost management.
- Cost leadership.
- Cost structure analysis.
- Competitive advantage.
- Value chain analysis.
- Activity-based management.
- Strategic profitability.
- Customer profitability.
- Product profitability.
- Cost driver management.
- Strategic resource allocation.
- Integrasi ABC dengan strategi perusahaan.
Modul 20 — Implementasi Activity Based Costing
- Menentukan tujuan implementasi.
- Menentukan scope ABC.
- Menentukan cost object.
- Mengumpulkan data.
- Mengidentifikasi resource.
- Mengidentifikasi aktivitas.
- Membentuk cost pool.
- Menentukan cost driver.
- Menghitung activity rate.
- Mengembangkan ABC model.
- Validasi model.
- Testing model.
- Implementasi.
- Monitoring.
- Updating model.
- Evaluasi efektivitas ABC.
Modul 21 — ABC dan Teknologi Informasi
- Data requirements untuk ABC.
- Data collection.
- ERP dan ABC.
- Accounting information system.
- Data quality.
- Activity data.
- Cost driver data.
- Automation.
- Dashboard costing.
- Reporting berbasis aktivitas.
- Integrasi ABC dengan sistem manajemen perusahaan.
Modul 22 — Tantangan Implementasi ABC
- Ketersediaan data.
- Kualitas data.
- Kompleksitas model.
- Resistensi organisasi.
- Biaya implementasi.
- Pemilihan cost driver.
- Pemeliharaan model.
- Perubahan proses bisnis.
- Perubahan volume aktivitas.
- Capacity issue.
- Management support.
- Employee involvement.
- Continuous review.
Modul 23 — Studi Kasus Komprehensif
Peserta akan melakukan simulasi mulai dari:
- Mengidentifikasi data biaya perusahaan.
- Menentukan resource.
- Mengidentifikasi aktivitas.
- Membuat activity map.
- Mengelompokkan cost pool.
- Menentukan cost driver.
- Menghitung total cost driver.
- Menghitung activity cost rate.
- Mengalokasikan biaya ke produk.
- Menghitung product cost.
- Membandingkan ABC dengan traditional costing.
- Mengidentifikasi overcosted dan undercosted products.
- Menganalisis product profitability.
- Menganalisis customer profitability.
- Mengidentifikasi non-value-added activities.
- Menyusun rekomendasi cost reduction.
- Menggunakan hasil ABC untuk pricing dan management decision.
- Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 6.000.000,- ( Enam Juta Rupiah), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 1 peserta ( Singel Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 5.000.000,- ( Lima Juta Rupiah ), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 2 peserta (Twin Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Biaya Kontribusi Paket Non Penginapan per peserta/orang sebesar: Rp. 4.000.000,- ( EmpatJuta Rupiah , Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Kegiatan dapat berupa IN-HOUSE TRAINING (dilaksanakan di ruang meeting Instansi peserta) dengan Minimal 8 Peserta.
FASILITAS PESERTA:
- Sertifikat Pelatihan dari Prima Pelatihan Indonesia ;
- Hardcopy, Modul dan Flashdisk;
- Penginapan Hotel 4 hari 3 malam (Sesuai paket permintaan);
- Konsumsi Dinner & Lunch, Coffee Break;
- Seminar Kit;
- ID Card Peserta dan Tas Pelatihan Eksklusif;
- Jaket
- Penjemputan Bandara ke Hotel Minimal
INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI
Pendaftaran dapat Menghubungi Contact Person Panitia Pelaksana di No. HP/Whatsapp: 0812 3459 2947
FAQ
1. Apa itu Activity Based Costing?
Activity Based Costing atau ABC adalah metode pengukuran biaya yang mengalokasikan biaya berdasarkan aktivitas yang mengonsumsi sumber daya. Biaya kemudian dibebankan kepada produk, jasa, pelanggan, atau objek biaya berdasarkan konsumsi aktivitas tersebut.
2. Mengapa perusahaan membutuhkan Activity Based Costing?
ABC dapat membantu perusahaan memperoleh informasi biaya yang lebih rinci dan relevan, terutama ketika terdapat banyak produk atau jasa dengan tingkat konsumsi aktivitas yang berbeda.
3. Apa perbedaan ABC dengan traditional costing?
Traditional costing biasanya menggunakan basis alokasi overhead yang relatif sederhana, sedangkan ABC menggunakan berbagai aktivitas dan cost driver untuk mencerminkan konsumsi sumber daya secara lebih spesifik.
4. Apa yang dimaksud cost driver?
Cost driver adalah faktor yang menyebabkan atau mendorong timbulnya biaya suatu aktivitas. Contohnya jumlah setup mesin, jumlah pesanan, jam mesin, jumlah inspeksi, atau jumlah pengiriman, tergantung aktivitas yang dianalisis.
5. Apa itu cost pool?
Cost pool adalah pengelompokan biaya yang berkaitan dengan aktivitas tertentu atau kelompok aktivitas yang memiliki karakteristik dan cost driver yang relatif sama.
6. Apa itu activity cost rate?
Activity cost rate merupakan tarif biaya suatu aktivitas yang diperoleh dengan membandingkan total biaya aktivitas dengan total volume cost driver yang digunakan untuk aktivitas tersebut.
7. Apakah ABC hanya digunakan untuk perusahaan manufaktur?
Tidak. ABC juga dapat digunakan pada perusahaan jasa, retail, distribusi, perbankan, rumah sakit, teknologi, pendidikan, dan berbagai jenis organisasi lainnya.
8. Apakah training membahas perhitungan ABC?
Ya. Peserta akan mempelajari proses perhitungan secara bertahap mulai dari identifikasi resource dan aktivitas, pembentukan cost pool, pemilihan cost driver, perhitungan activity rate, sampai pembebanan biaya ke cost object.
9. Apakah ABC dapat digunakan untuk menentukan harga jual?
Ya. Informasi biaya berbasis aktivitas dapat digunakan sebagai salah satu input dalam pricing, terutama untuk memahami biaya produk atau jasa, margin, cost-to-serve, dan profitability.
10. Apakah ABC dapat membantu mengetahui produk yang merugikan?
Ya. ABC dapat memberikan gambaran mengenai biaya aktivitas yang dikonsumsi oleh setiap produk sehingga membantu mengidentifikasi produk yang terlalu banyak mengonsumsi sumber daya dibandingkan pendapatannya.
11. Apa yang dimaksud overcosting dan undercosting?
Overcosting terjadi ketika suatu produk dibebani biaya lebih tinggi daripada konsumsi sumber dayanya, sedangkan undercosting terjadi ketika biaya yang dibebankan lebih rendah daripada sumber daya yang sebenarnya dikonsumsi.
12. Apakah ABC dapat digunakan untuk customer profitability?
Ya. Aktivitas yang berkaitan dengan pelanggan, seperti pemrosesan pesanan, pengiriman, pelayanan, retur, dan penanganan keluhan, dapat dianalisis untuk mengetahui biaya melayani masing-masing pelanggan.
13. Apakah training membahas cost reduction?
Ya. Peserta akan mempelajari bagaimana hasil ABC dapat digunakan untuk menemukan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah, mengurangi aktivitas yang tidak efisien, serta mengelola cost driver.
14. Apakah ABC dapat digunakan untuk keputusan make-or-buy?
Ya. Informasi biaya berbasis aktivitas dapat menjadi salah satu bahan analisis dalam keputusan make-or-buy, outsourcing, product discontinuation, special order, dan keputusan operasional lainnya.
15. Apakah ada studi kasus?
Ya. Training dapat dilengkapi studi kasus komprehensif yang mencakup identifikasi aktivitas, cost pool, cost driver, perhitungan activity rate, product costing, profitability analysis, dan penggunaan informasi ABC dalam pengambilan keputusan.
16. Siapa yang sebaiknya mengikuti training ini?
Training sangat sesuai untuk profesional accounting, finance, management accounting, cost control, budgeting, planning, production, operations, pricing, marketing, sales, supply chain, dan manajemen perusahaan.
17. Apakah peserta harus memiliki kemampuan akuntansi?
Pemahaman dasar akuntansi dan keuangan akan membantu, tetapi materi dapat disampaikan secara bertahap sehingga peserta dapat memahami konsep ABC sebelum masuk ke perhitungan dan studi kasus.
18. Apa manfaat utama mengikuti Training Activity Based Costing?
Peserta diharapkan mampu memahami struktur biaya perusahaan secara lebih baik, meningkatkan akurasi product costing, mengetahui cost driver utama, mengevaluasi profitability, mengidentifikasi peluang cost reduction, dan menyediakan informasi biaya yang lebih relevan untuk pengambilan keputusan manajemen.