Training & Konsultasi
INFO TRAINING EFFECTIVE INTERNAL CONTROL 2026-2027
INFO TRAINING EFFECTIVE INTERNAL CONTROL 2026-2027
DESKRIPSI
Training Effective Internal Control 2026–2027 merupakan program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif dan aplikatif mengenai konsep, prinsip, perancangan, penerapan, pemantauan, serta evaluasi pengendalian internal dalam organisasi.
Di tengah lingkungan bisnis yang semakin kompleks, perubahan regulasi, digitalisasi proses bisnis, dan meningkatnya risiko fraud, organisasi membutuhkan sistem internal control yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga mampu mendukung pencapaian tujuan operasional, keandalan informasi, perlindungan aset, serta pengelolaan risiko secara efektif.
Pelatihan ini membahas bagaimana membangun effective internal control yang terstruktur mulai dari identifikasi tujuan dan risiko, desain aktivitas pengendalian, pembagian tugas dan kewenangan, dokumentasi SOP, pengendalian proses keuangan dan operasional, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan.
Pendekatan pelatihan dapat menggabungkan konsep, diskusi, latihan, studi kasus, dan simulasi sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya pada proses bisnis di unit kerja masing-masing.
Kerangka COSO Internal Control—Integrated Framework menjadi salah satu referensi utama karena dirancang untuk membantu organisasi meningkatkan keyakinan terhadap pencapaian tujuan operasi, pelaporan, dan kepatuhan. COSO juga menekankan bahwa efektivitas pengendalian membutuhkan lima komponen yang hadir, berfungsi, dan bekerja secara terintegrasi.
Tujuan TRAINING EFFECTIVE INTERNAL CONTROL 2026-2027
- Memahami konsep, tujuan, prinsip, dan fungsi internal control.
- Memahami hubungan antara internal control, risk management, governance, compliance, dan audit internal.
- Memahami kerangka COSO Internal Control Framework dan penerapannya.
- Mengidentifikasi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi.
- Melakukan penilaian risiko berdasarkan kemungkinan dan dampaknya.
- Merancang pengendalian yang sesuai dengan risiko dan proses bisnis.
- Memahami penerapan preventive, detective, dan corrective controls.
- Menerapkan prinsip segregation of duties dan otorisasi yang tepat.
- Meningkatkan pengendalian pada proses keuangan dan operasional.
- Mengidentifikasi potensi kelemahan pengendalian dan control gaps.
- Mengevaluasi apakah suatu control telah dirancang dan berjalan secara efektif.
- Menyusun dokumentasi pengendalian, SOP, control matrix, dan risk-control matrix.
- Memahami teknik monitoring dan evaluasi internal control.
- Mengidentifikasi potensi fraud dan memperkuat pengendalian anti-fraud.
- Mengembangkan rekomendasi perbaikan terhadap kelemahan internal control.
- Membangun budaya pengendalian dan kesadaran risiko di lingkungan kerja.
Materi TRAINING EFFECTIVE INTERNAL CONTROL 2026-2027
1. Fundamental Internal Control
- Pengertian internal control.
- Tujuan dan fungsi internal control.
- Mengapa internal control penting bagi organisasi.
- Internal control sebagai bagian dari proses bisnis.
- Internal control dan pencapaian tujuan organisasi.
- Internal control versus internal audit.
- Internal control versus risk management.
- Internal control versus compliance.
- Prinsip reasonable assurance.
- Keterbatasan internal control.
- Management override dan risiko pengendalian.
- Peran manajemen, karyawan, auditor, dan fungsi terkait.
2. Internal Control Framework
- Pengenalan COSO Internal Control—Integrated Framework.
- Lima komponen internal control:
- Control Environment.
- Risk Assessment.
- Control Activities.
- Information and Communication.
- Monitoring Activities.
- Hubungan antar-komponen internal control.
- Prinsip-prinsip dalam COSO.
- Entity-level controls dan process-level controls.
- Menilai efektivitas sistem pengendalian internal.
3. Control Environment
- Konsep control environment.
- Integritas dan nilai etika.
- Komitmen terhadap kompetensi.
- Struktur organisasi.
- Pembagian tanggung jawab dan kewenangan.
- Peran board dan senior management.
- Tone at the top.
- Akuntabilitas.
- Kebijakan dan praktik sumber daya manusia.
- Membangun budaya pengendalian yang kuat.
4. Risk Assessment
- Konsep risiko dan internal control.
- Identifikasi risiko.
- Klasifikasi risiko.
- Risiko operasional.
- Risiko keuangan.
- Risiko strategis.
- Risiko kepatuhan.
- Risiko fraud.
- Risiko teknologi informasi.
- Inherent risk dan residual risk.
- Risk likelihood.
- Risk impact.
- Risk scoring.
- Risk matrix.
- Penentuan prioritas risiko.
- Hubungan antara risiko dan control.
5. Control Activities
- Pengertian control activities.
- Preventive control.
- Detective control.
- Corrective control.
- Manual control.
- Automated control.
- IT-dependent manual control.
- Segregation of duties.
- Authorization and approval.
- Verification.
- Reconciliation.
- Review dan supervisory control.
- Physical control.
- Access control.
- Dokumentasi transaksi.
- Exception reporting.
6. Designing Effective Internal Control
- Prinsip desain pengendalian.
- Menentukan tujuan control.
- Menghubungkan risiko dengan control.
- Menentukan key controls.
- Menilai efektivitas desain control.
- Menghindari over-control.
- Mengidentifikasi control gaps.
- Menentukan control owner.
- Menentukan frekuensi pengendalian.
- Menentukan bukti pelaksanaan control.
- Menentukan control evidence.
- Menyusun Risk Control Matrix (RCM).
7. Internal Control pada Proses Bisnis
Pembahasan dapat mencakup pengendalian pada berbagai siklus, antara lain:
- Procure-to-Pay.
- Purchase dan procurement.
- Vendor management.
- Accounts payable.
- Order-to-Cash.
- Sales dan revenue.
- Accounts receivable.
- Cash management.
- Payroll.
- Inventory dan warehouse.
- Fixed assets.
- General ledger.
- Financial reporting.
- Expense management.
- Project management.
8. Financial Internal Control
- Pengendalian transaksi keuangan.
- Pengendalian kas dan bank.
- Bank reconciliation.
- Pengendalian piutang.
- Pengendalian utang.
- Pengendalian persediaan.
- Pengendalian aset tetap.
- Pengendalian jurnal.
- Review laporan keuangan.
- Financial reporting controls.
- Risiko salah saji.
- Pencegahan dan deteksi kesalahan transaksi.
9. Fraud Risk & Anti-Fraud Control
- Pengertian fraud.
- Fraud triangle.
- Fraud risk assessment.
- Faktor penyebab fraud.
- Red flags.
- Fraud prevention.
- Fraud detection.
- Fraud response.
- Pengendalian terhadap konflik kepentingan.
- Whistleblowing mechanism.
- Pengendalian terhadap penyalahgunaan wewenang.
- Management override.
- Monitoring transaksi yang berisiko tinggi.
10. Information & Communication
- Pentingnya informasi dalam internal control.
- Informasi yang relevan dan berkualitas.
- Ketepatan waktu informasi.
- Komunikasi internal.
- Pelaporan kelemahan control.
- Eskalasi masalah.
- Dokumentasi pengendalian.
- Peran sistem informasi.
- Pengendalian terhadap akses informasi.
- Data integrity dan information security.
11. IT Internal Control
- Pengendalian teknologi informasi.
- User access management.
- Password dan authentication.
- Access authorization.
- Change management.
- Backup dan recovery.
- IT operations.
- System development controls.
- Data security.
- Audit trail.
- Pengendalian aplikasi.
- Pengendalian umum TI (IT General Controls).
12. Monitoring Internal Control
- Pengertian monitoring.
- Continuous monitoring.
- Ongoing monitoring.
- Separate evaluation.
- Self-assessment.
- Internal control review.
- Internal audit sebagai bagian dari evaluasi.
- Identifikasi control deficiency.
- Evaluasi efektivitas control.
- Follow-up atas temuan.
- Corrective action.
- Continuous improvement.
Monitoring penting karena membantu organisasi memastikan bahwa pengendalian telah dirancang dengan memadai, dijalankan sebagaimana mestinya, dan tetap efektif dari waktu ke waktu.
13. Internal Control Evaluation
- Evaluasi desain control.
- Evaluasi operating effectiveness.
- Pengujian control.
- Sampling.
- Walkthrough.
- Inspection.
- Observation.
- Inquiry.
- Reperformance.
- Identifikasi control deficiency.
- Menentukan akar masalah.
- Menyusun rekomendasi perbaikan.
14. Internal Control Documentation
Peserta akan memahami penyusunan berbagai dokumen pendukung, seperti:
- SOP.
- Flowchart.
- Business Process Mapping.
- Risk Register.
- Risk Control Matrix.
- Control Checklist.
- Control Self Assessment.
- Control Testing Worksheet.
- Internal Control Questionnaire.
- Evidence of Control.
- Monitoring Report.
- Corrective Action Plan.
15. Internal Control & Internal Audit
- Hubungan internal control dengan internal audit.
- Peran internal auditor dalam mengevaluasi control.
- Risk-based internal audit.
- Audit universe.
- Risk-based audit planning.
- Control testing.
- Audit finding.
- Root cause analysis.
- Recommendation.
- Follow-up audit.
16. Internal Control & Corporate Governance
- Internal control dan good corporate governance.
- Accountability.
- Transparency.
- Responsibility.
- Independence.
- Fairness.
- Peran komisaris dan direksi.
- Peran komite audit.
- Peran internal audit.
- Three Lines Model.
- Penguatan governance melalui internal control.
17. Studi Kasus dan Workshop
Peserta dapat diberikan studi kasus mengenai:
- Kelemahan pengadaan.
- Fraud pada proses pembayaran.
- Konflik kepentingan.
- Penyalahgunaan akses sistem.
- Kesalahan pencatatan transaksi.
- Kelemahan rekonsiliasi.
- Tidak adanya segregation of duties.
- Approval yang tidak memadai.
- Kelemahan monitoring.
- Pengendalian yang tidak terdokumentasi.
- Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 6.000.000,- ( Enam Juta Rupiah), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 1 peserta ( Singel Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 5.000.000,- ( Lima Juta Rupiah ), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 2 peserta (Twin Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Biaya Kontribusi Paket Non Penginapan per peserta/orang sebesar: Rp. 4.000.000,- ( EmpatJuta Rupiah , Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Kegiatan dapat berupa IN-HOUSE TRAINING (dilaksanakan di ruang meeting Instansi peserta) dengan Minimal 8 Peserta.
FASILITAS PESERTA:
- Sertifikat Pelatihan dari Prima Pelatihan Indonesia ;
- Hardcopy, Modul dan Flashdisk;
- Penginapan Hotel 4 hari 3 malam (Sesuai paket permintaan);
- Konsumsi Dinner & Lunch, Coffee Break;
- Seminar Kit;
- ID Card Peserta dan Tas Pelatihan Eksklusif;
- Jaket
- Penjemputan Bandara ke Hotel Minimal
INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI
Pendaftaran dapat Menghubungi Contact Person Panitia Pelaksana di No. HP/Whatsapp: 0812 3459 2947
FAQ TRAINING EFFECTIVE INTERNAL CONTROL 2026–2027
1. Apa itu Training Effective Internal Control 2026–2027?
Training Effective Internal Control 2026–2027 adalah program pelatihan yang membahas konsep, prinsip, penerapan, evaluasi, monitoring, dan pengembangan sistem pengendalian internal yang efektif dalam organisasi.
2. Apa tujuan utama dari Training Effective Internal Control?
Tujuan training adalah membantu peserta memahami cara mengidentifikasi risiko, merancang pengendalian yang tepat, mengevaluasi efektivitas control, mengidentifikasi kelemahan pengendalian, serta menyusun tindakan perbaikan.
3. Siapa saja yang cocok mengikuti training ini?
Training ini cocok untuk Internal Auditor, Risk Management, Compliance, Finance, Accounting, Operational Management, Procurement, IT, Quality Assurance, Supervisor, Manager, Process Owner, dan profesional yang memiliki tanggung jawab terhadap pengendalian proses bisnis.
4. Apakah training ini hanya untuk Internal Auditor?
Tidak. Internal control merupakan tanggung jawab berbagai fungsi dalam organisasi. Karena itu, training ini juga sangat relevan bagi manajemen, process owner, finance, accounting, risk management, compliance, dan operational team.
5. Apakah training membahas COSO Internal Control Framework?
Ya. Training membahas COSO Internal Control Framework, termasuk lima komponen utama yaitu Control Environment, Risk Assessment, Control Activities, Information & Communication, dan Monitoring Activities.
6. Apakah peserta akan belajar melakukan Risk Assessment?
Ya. Peserta akan mempelajari identifikasi risiko, klasifikasi risiko, likelihood, impact, risk scoring, risk matrix, risk prioritization, dan risk response.
7. Apakah Risk Control Matrix (RCM) dibahas dalam training?
Ya. Peserta akan mempelajari cara menyusun Risk Control Matrix yang menghubungkan proses bisnis, objective, risk, control objective, control activity, control owner, frekuensi, dan control evidence.
8. Apakah training membahas desain internal control?
Ya. Peserta akan mempelajari bagaimana mendesain preventive control, detective control, corrective control, manual control, automated control, authorization, approval, reconciliation, verification, dan segregation of duties.
9. Apakah training membahas fraud?
Ya. Materi mencakup fraud risk, fraud triangle, fraud red flags, fraud prevention, fraud detection, segregation of duties, conflict of interest, management override, dan anti-fraud controls.
10. Apakah internal control hanya berkaitan dengan finance?
Tidak. Internal control dapat diterapkan pada finance, accounting, procurement, sales, inventory, operations, human resources, IT, asset management, project management, compliance, dan berbagai proses bisnis lainnya.
11. Apakah IT Internal Control dibahas?
Ya. Training dapat membahas IT General Controls, application controls, user access management, authorization, access review, change management, backup, data integrity, audit trail, dan automated controls.
12. Apakah training membahas Control Testing?
Ya. Peserta akan mempelajari konsep control testing, walkthrough, inquiry, observation, inspection, reperformance, sampling, evidence evaluation, serta evaluasi design effectiveness dan operating effectiveness.
13. Apa yang dimaksud dengan Effective Internal Control?
Effective Internal Control adalah sistem pengendalian yang dirancang dan dijalankan untuk memberikan reasonable assurance bahwa tujuan organisasi terkait operasi, pelaporan, dan kepatuhan dapat tercapai.
14. Apa manfaat mengikuti Training Effective Internal Control?
Peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi risiko, memperkuat pengendalian, mengurangi control gaps, meningkatkan keandalan informasi, membantu mencegah fraud, melindungi aset, dan meningkatkan efektivitas proses bisnis.
15. Apakah training menggunakan studi kasus?
Ya. Training dapat menggunakan studi kasus yang berkaitan dengan finance, procurement, operational process, fraud, risk assessment, IT control, dan evaluasi internal control.