Training & Konsultasi
INFO TRAINING CAPITAL BUDGETING 2026-2027
INFO TRAINING CAPITAL BUDGETING 2026-2027
DESKRIPSI
Training Capital Budgeting 2026–2027 merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam merencanakan, menganalisis, mengevaluasi, dan mengambil keputusan terkait investasi jangka panjang perusahaan.
Capital budgeting merupakan proses penting dalam pengambilan keputusan investasi karena menyangkut penggunaan dana dalam jumlah besar untuk aset, proyek, ekspansi, pengembangan bisnis, teknologi, maupun investasi strategis lainnya. Kesalahan dalam menentukan kelayakan investasi dapat memberikan dampak finansial jangka panjang bagi perusahaan.
Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari konsep capital budgeting secara komprehensif, mulai dari identifikasi kebutuhan investasi, estimasi initial investment, proyeksi cash flow, time value of money, cost of capital, hingga evaluasi investasi menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), Payback Period, Discounted Payback Period, dan Accounting Rate of Return (ARR).
Peserta juga akan mempelajari analisis risiko investasi, sensitivity analysis, scenario analysis, incremental cash flow, sunk cost, opportunity cost, working capital investment, terminal value, serta penyusunan rekomendasi keputusan investasi. Program dilengkapi dengan latihan perhitungan, financial modeling, studi kasus, diskusi, dan simulasi sehingga peserta dapat menerapkan konsep capital budgeting dalam situasi bisnis nyata.
Tujuan TRAINING CAPITAL BUDGETING 2026-2027
- Memahami konsep dan prinsip dasar capital budgeting.
- Memahami peran capital budgeting dalam perencanaan strategis perusahaan.
- Mengidentifikasi jenis dan karakteristik investasi jangka panjang.
- Mengestimasi kebutuhan dana investasi awal.
- Menyusun proyeksi cash flow investasi.
- Memahami konsep time value of money.
- Menghitung Present Value dan Future Value.
- Memahami konsep cost of capital dan discount rate.
- Menghitung Weighted Average Cost of Capital (WACC).
- Melakukan evaluasi kelayakan investasi menggunakan NPV.
- Menghitung dan menginterpretasikan IRR.
- Menggunakan Payback Period dan Discounted Payback Period.
- Menghitung Profitability Index dan Accounting Rate of Return.
- Mengidentifikasi incremental cash flow yang relevan dalam keputusan investasi.
- Membedakan sunk cost, opportunity cost, dan relevant cost.
- Memperhitungkan kebutuhan working capital dalam investasi.
- Mengestimasi terminal value dan nilai sisa investasi.
- Melakukan sensitivity analysis dan scenario analysis.
- Mengevaluasi risiko dan ketidakpastian investasi.
- Membandingkan beberapa alternatif investasi.
- Menyusun financial justification untuk capital expenditure.
- Menyusun rekomendasi keputusan investasi berdasarkan analisis finansial.
- Mengembangkan model capital budgeting yang dapat digunakan untuk kebutuhan perusahaan.
Materi TRAINING CAPITAL BUDGETING 2026-2027
1. Fundamental Capital Budgeting
- Pengertian capital budgeting
- Tujuan capital budgeting
- Perbedaan capital expenditure dan operating expenditure
- Karakteristik investasi jangka panjang
- Capital budgeting dalam financial management
- Hubungan capital budgeting dengan corporate strategy
- Hubungan investment decision dan financing decision
- Proses pengambilan keputusan investasi
- Investment appraisal
- Jenis-jenis keputusan capital investment
2. Jenis-Jenis Investasi
- Replacement investment
- Expansion investment
- Modernization investment
- New product investment
- New market investment
- Technology investment
- Capacity expansion
- Strategic investment
- Cost reduction investment
- Mandatory investment
- Maintenance investment
3. Capital Budgeting Process
- Identifikasi investment opportunity
- Project proposal
- Preliminary screening
- Estimasi investment cost
- Estimasi operating cash flow
- Estimasi terminal cash flow
- Financial evaluation
- Risk analysis
- Investment approval
- Project implementation
- Post-investment review
4. Time Value of Money
- Konsep time value of money
- Present Value
- Future Value
- Discount factor
- Compounding
- Discounting
- Annuity
- Perpetuity
- Present value of uneven cash flow
- Effective interest rate
- Penggunaan time value of money dalam capital budgeting
5. Estimasi Initial Investment
- Initial investment
- Purchase price
- Installation cost
- Transportation cost
- Training cost
- Setup cost
- Incremental working capital
- Tax impact
- Proceeds from disposal of existing assets
- Book value
- Gain/loss on asset disposal
- Initial cash outflow calculation
6. Estimasi Project Cash Flow
- Konsep project cash flow
- Cash flow vs accounting profit
- Operating cash flow
- Incremental cash flow
- Relevant cash flow
- Cash flow after tax
- Depreciation tax shield
- Tax effect
- Working capital cash flow
- Terminal cash flow
7. Incremental Cash Flow Analysis
- Pengertian incremental cash flow
- Relevant cash flow
- Sunk cost
- Opportunity cost
- Externality
- Cannibalization effect
- Allocated overhead
- Incremental revenue
- Incremental operating cost
- Incremental tax
- Incremental working capital
8. Depreciation & Tax Consideration
- Konsep depreciation
- Depreciation methods
- Depreciation expense
- Depreciation tax shield
- Book value
- Taxable income
- Corporate tax impact
- Tax effect on asset disposal
- Pengaruh depresiasi terhadap project cash flow
9. Cost of Capital
- Pengertian cost of capital
- Cost of debt
- Cost of equity
- Cost of preferred stock
- Weighted Average Cost of Capital
- WACC calculation
- Marginal cost of capital
- Cost of capital sebagai discount rate
- Hubungan risk dan required return
10. Net Present Value (NPV)
- Konsep NPV
- Formula NPV
- Discounted cash flow
- Perhitungan NPV
- Interpretasi NPV
- NPV decision rule
- NPV untuk independent projects
- NPV untuk mutually exclusive projects
- Kelebihan dan keterbatasan NPV
- Contoh aplikasi NPV dalam investasi
11. Internal Rate of Return (IRR)
- Pengertian IRR
- Konsep IRR
- IRR calculation
- Trial and error
- Interpolation
- IRR decision rule
- Perbandingan IRR dengan required return
- Multiple IRR
- Masalah non-conventional cash flow
- Kelebihan dan keterbatasan IRR
12. Payback Period
- Konsep Payback Period
- Perhitungan Payback Period
- Decision rule
- Cut-off period
- Simple payback
- Discounted Payback Period
- Kelebihan Payback Period
- Keterbatasan Payback Period
- Perbandingan Payback dengan NPV dan IRR
13. Profitability Index & ARR
- Profitability Index
- Formula Profitability Index
- Interpretasi PI
- Decision rule
- Accounting Rate of Return
- Perhitungan ARR
- Perbandingan PI dan ARR
- Kelebihan dan keterbatasan masing-masing metode
14. Comparison of Investment Appraisal Methods
- NPV vs IRR
- NPV vs Payback Period
- IRR vs Payback Period
- Profitability Index vs NPV
- ARR vs discounted cash flow methods
- Konflik ranking investasi
- Pemilihan metode evaluasi yang tepat
- Mengapa NPV menjadi salah satu indikator utama dalam investment decision
15. Mutually Exclusive Projects
- Pengertian mutually exclusive projects
- Independent vs mutually exclusive projects
- Project ranking
- Incremental cash flow
- Incremental IRR
- Crossover rate
- NPV profile
- Konflik NPV dan IRR
- Pengambilan keputusan proyek alternatif
16. Working Capital dalam Capital Budgeting
- Konsep working capital investment
- Initial working capital
- Incremental working capital
- Working capital recovery
- Cash conversion considerations
- Pengaruh working capital terhadap NPV
- Working capital pada terminal cash flow
17. Terminal Value
- Pengertian terminal value
- Salvage value
- Disposal proceeds
- Book value
- Tax impact of asset disposal
- Recovery of working capital
- Terminal cash flow
- Perhitungan terminal value
- Pengaruh terminal value terhadap project valuation
18. Risk Analysis dalam Capital Budgeting
- Investment risk
- Business risk
- Financial risk
- Project risk
- Market risk
- Operational risk
- Technology risk
- Regulatory risk
- Estimation risk
- Risk-adjusted decision making
19. Sensitivity Analysis
- Konsep sensitivity analysis
- Identifikasi key variables
- Sensitivity terhadap sales volume
- Sensitivity terhadap selling price
- Sensitivity terhadap operating cost
- Sensitivity terhadap initial investment
- Sensitivity terhadap discount rate
- Sensitivity terhadap terminal value
- Interpretation of sensitivity analysis
20. Scenario Analysis
- Base case scenario
- Best case scenario
- Worst case scenario
- Business assumption
- Scenario modeling
- Dampak perubahan asumsi terhadap NPV dan IRR
- Scenario-based investment decision
21. Break-Even Analysis
- Konsep break-even point
- Operating break-even
- Financial break-even
- Break-even sales volume
- Break-even selling price
- Break-even analysis untuk investment decision
- Margin of safety
- Hubungan break-even dengan investment risk
22. Inflation & Capital Budgeting
- Pengertian inflasi dalam investment analysis
- Nominal vs real cash flow
- Nominal vs real discount rate
- Dampak inflasi terhadap revenue
- Dampak inflasi terhadap operating cost
- Konsistensi cash flow dan discount rate
- Incorporating inflation into capital budgeting
23. Financing & Capital Investment
- Investment decision vs financing decision
- Debt financing
- Equity financing
- Cost of financing
- Pengaruh financing terhadap cost of capital
- Capital structure
- Financing constraints
- Capital rationing
24. Capital Rationing
- Konsep capital rationing
- Soft capital rationing
- Hard capital rationing
- Project prioritization
- Project ranking
- Profitability Index dalam capital rationing
- Optimal allocation of investment funds
- Pemilihan kombinasi proyek
25. Financial Modeling untuk Capital Budgeting
- Struktur financial model
- Input assumptions
- Revenue projection
- Cost projection
- Depreciation schedule
- Tax calculation
- Working capital schedule
- Project cash flow
- Discounted cash flow
- NPV model
- IRR model
- Sensitivity analysis
- Scenario analysis
- Investment decision dashboard
26. Post-Investment Review
- Tujuan post-audit
- Perbandingan actual vs projected cash flow
- Evaluasi actual project performance
- Variance analysis
- Evaluasi NPV dan IRR aktual
- Identifikasi kesalahan asumsi
- Lessons learned
- Perbaikan proses capital budgeting
27. Case Study & Workshop
- Identifikasi proyek investasi
- Menentukan initial investment
- Menyusun project cash flow
- Menghitung depreciation dan tax effect
- Menghitung working capital requirement
- Menghitung terminal cash flow
- Menghitung NPV
- Menghitung IRR
- Menghitung Payback Period
- Menghitung Discounted Payback Period
- Menghitung Profitability Index
- Melakukan sensitivity analysis
- Melakukan scenario analysis
- Membandingkan beberapa alternatif investasi
- Menentukan project ranking
- Menyusun investment recommendation
28. Action Plan
- Identifikasi kebutuhan capital budgeting perusahaan
- Evaluasi proses investment appraisal saat ini
- Identifikasi kelemahan financial model
- Menentukan KPI capital investment
- Penyusunan improvement plan
- Penyusunan investment evaluation framework
- Penyusunan action plan implementasi
FAQ
1. Apa itu Training Capital Budgeting?
Training Capital Budgeting adalah pelatihan yang membahas proses perencanaan dan evaluasi investasi jangka panjang perusahaan, termasuk analisis cash flow, NPV, IRR, Payback Period, Profitability Index, cost of capital, risiko investasi, dan financial modeling.
2. Mengapa capital budgeting penting bagi perusahaan?
Capital budgeting membantu perusahaan menilai apakah suatu proyek atau investasi berpotensi memberikan nilai tambah sebelum dana dalam jumlah besar dialokasikan. Analisis yang tepat membantu mengurangi risiko pengambilan keputusan investasi yang kurang menguntungkan.
3. Siapa yang cocok mengikuti training ini?
Pelatihan cocok untuk profesional finance, accounting, corporate finance, investment, budgeting, financial planning, business development, strategic planning, project management, maupun manajemen yang terlibat dalam keputusan investasi.
4. Apakah peserta harus memahami keuangan terlebih dahulu?
Pemahaman dasar accounting dan finance akan membantu, tetapi materi dapat disampaikan secara bertahap mulai dari konsep dasar hingga analisis investasi yang lebih kompleks.
5. Apa saja metode evaluasi investasi yang dipelajari?
Peserta akan mempelajari NPV, IRR, Payback Period, Discounted Payback Period, Profitability Index, dan Accounting Rate of Return.
6. Apakah NPV dan IRR akan dibahas secara mendalam?
Ya. Peserta akan mempelajari konsep, formula, proses perhitungan, interpretasi, decision rule, serta kondisi ketika hasil NPV dan IRR dapat memberikan ranking proyek yang berbeda.
7. Apakah ada materi mengenai cash flow proyek?
Ada. Peserta akan mempelajari initial investment, operating cash flow, incremental cash flow, working capital, terminal cash flow, depreciation tax shield, tax impact, dan salvage value.
8. Apakah risiko investasi juga dibahas?
Ya. Materi mencakup investment risk, sensitivity analysis, scenario analysis, key variables, perubahan asumsi, serta cara mengintegrasikan risiko dalam proses investment appraisal.
9. Apakah ada latihan perhitungan?
Ya. Training dapat dilengkapi dengan latihan dan workshop perhitungan NPV, IRR, Payback Period, Profitability Index, project cash flow, WACC, sensitivity analysis, dan scenario analysis.
10. Apakah training membahas financial modeling?
Ya. Peserta akan diperkenalkan pada struktur financial model untuk capital budgeting, mulai dari assumptions, revenue projection, cost projection, depreciation, tax, working capital, project cash flow, hingga investment appraisal.
11. Apakah capital budgeting hanya digunakan untuk perusahaan besar?
Tidak. Prinsip capital budgeting dapat diterapkan pada berbagai skala bisnis selama perusahaan harus mengambil keputusan terkait investasi jangka panjang seperti pembelian aset, ekspansi kapasitas, pembukaan cabang, teknologi, maupun proyek baru.
12. Apa manfaat training ini bagi perusahaan?
Training membantu perusahaan meningkatkan kualitas investment appraisal, membuat proyeksi cash flow yang lebih sistematis, membandingkan alternatif investasi, mengidentifikasi risiko, dan menghasilkan rekomendasi investasi yang lebih terukur.
13. Apakah materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan?
Ya. Untuk program in-house, studi kasus dan latihan dapat disesuaikan dengan jenis investasi, capital expenditure, proses approval, financial model, dan kebutuhan evaluasi investasi perusahaan.
14. Apa output yang diharapkan setelah mengikuti training?
Peserta diharapkan mampu melakukan investment appraisal secara sistematis, menyusun project cash flow, menghitung NPV dan IRR, mengevaluasi risiko, membandingkan alternatif proyek, serta menyusun rekomendasi keputusan investasi berdasarkan data finansial.